Bandar Lampung – Inisiatif Lampung Sehat (ILS) gelar Diskusi Publik bertema “Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Komunitas dalam Mendukung Pembangunan di Provinsi Lampung” di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 300 peserta ini menghadirkan unsur pemerintah, akademisi, lembaga pengawasan, serta kader komunitas dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.
Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Djohan Lius, M.Kes, yang hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Edwin Rusli, M.KM. Dalam sambutannya, dr. Djohan Lius menekankan pentingnya peran komunitas dalam mendukung keberhasilan program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
“Komunitas memiliki peran strategis dalam menjembatani berbagai program pemerintah dengan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan kualitas SDM komunitas menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain Kepala Bappeda Provinsi Lampung Dr. Anang Risgiyanto, SKM, M.Kes, Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf, S.Sos, serta akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung Dr. Ida Budiarty, SE, M.Si.
Sementara itu, sambutan juga disampaikan oleh Dwi Setyorini selaku Dewan Pengawas ILS yang juga sebagai Ketua Pelaksana kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa diskusi publik ini diselenggarakan sebagai ruang bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas.
Menurutnya, keterlibatan komunitas sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam memahami kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
“SDM komunitas yang kuat akan mampu berkontribusi dalam proses perencanaan pembangunan, mendukung implementasi program, serta menjaga keberlanjutan berbagai kebijakan pembangunan di daerah,” ujarnya.
Direktur Inisiatif Lampung Sehat, Sudiyanto, S.Sos, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kader dan relawan komunitas menjadi salah satu fokus utama organisasi dalam mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.
Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung Dr. Ida Budiarty, SE, M.Si. dalam kesempatannya menyampaikan pentingnya keterlibatan komunitas dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah, SDM komunitas yang berkualitas dinilai mampu memahami kebutuhan lokal masyarakat, terlibat dalam proses perencanaan pembangunan, serta memastikan keberlanjutan berbagai program yang dijalankan.
Melalui diskusi publik ini diharapkan dapat terjalin sinergi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, lembaga pengawasan, dan komunitas dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat. Upaya ini juga sejalan dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung yang menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta. Terlihat antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti jalannya diskusi dan sesi tanya jawab.
Setelah pelaksanaan diskusi publik, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Inisiatif Lampung Sehat, dengan diikuti oleh 11 Kabupaten/Kota pelaksana program TB di lampung sebagai forum konsolidasi organisasi serta penguatan peran kader komunitas dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Kantor Inisiatif Lampung Sehat sebagai bentuk mempererat silaturahmi antara pengurus, pelaksana program, kader, dan relawan.



































Discussion about this post