Lampung Tengah – Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) Inisiatif Lampung Sehat (ILS) Lampung Tengah bekerjasama dengan Beberapa pihak untuk memeriahkan bingkai Semarak TB Day 2022, dimulai dari tanggal 23 – 25 Maret 2022. diawali dengan senam bersama komunitas Ibu – ibu Senam di Kampung Sendang Mulyo Kec. Sendangagung.
Dilanjutkan pada hari ini, Kamis, 24/03/2022. ILS Lampung Tengah membagikan Minyak Goreng dan Pamflet edukasi TB ke peserta Vaksin khusus Booster di Balai Kampung Surabaya, bekerjasama dengan Puskesmas Surabaya. agar kesadaran masyarakat terkait vaksin booster dapat meningkat. pembagian minyak goreng tersebut dilandasi atas kepedulian ILS kepada kader, terhadap harga minyak goreng yang melambung tinggi. sebanyak 20 Peserta mendapatkan Bingkisan spesial dari ILS Lampung Tengah yang di berikan langsung oleh Suroto, S.Pd.,Gr. selaku Ketua ILS Lampung Tengah.

Suroto menjelaskan, bahwa dalam rangkaian semarak memperingati hari Tuberkulosis Sedunia yang jatuh tiap 24 maret, akan berlanjut hingga tanggal 25 maret. “kegiatan ini akan dilanjutkan besok di Bandar Jaya dengan sosialisasi TB dengan tokoh masyarakat, hal ini dinilai menjadi salah satu upaya agar Eliminasi TB 2030 dapat terwujud dengan melibatkan banyak sektor dan tokoh yang ada.” jelasnya
Sementara itu Dwi Urip Puji Rahayu selaku Wasor TB Dinas Kesehatan Lampung Tengah, menyampaikan agar masyarakat selalu bersama sama menjaga kesehatan terkhusus dari penyakit TB, mengigat penyakit ini begitu berbahaya bahkan mengakibatkan kematian. “Apabila ada salah satu di keluarga yang batuk berdahak lebih dari 2 minggu, sesak nafas, berat badan menurun, maka segera lakukan pemeriksaan TBC, pemeriksaan bisa dilakukan di puskesmas atau Rumah sakit terdekat.” terang Dwi
guna memutus mata rantai penyakit TBC, selain pengobatan bagi yang sakit TBC secara tuntas perlu di tingkatkan lagi pengunaan Terapi Pencegahan TBC (TPT), TPT ini dapat diberikan kepada semua kelurga pasien TBC yang kontak erat jika hasil pemeriksaan atau tidak memiliki gejala TBC. tak terkecuali balita yang tinggal 1 rumah dengan pasien TB (Kontak Erat) agar segera melapor untuk mendapat Terapi Pencegahan TB (TPT) agar penularan TB bisa di putus sedini mungkin. Pungkasnya.


































Discussion about this post