Bandar Lampung – Pada Kamis, 16 Maret 2023 Inisiatif Lampung Sehat gelar Rapat Koordinasi TB RO bertempat di Cafe Kopi Legend Kelurahan Segala Mider Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Sudiyanto, S.Sos selaku Direktur ILS, Bapak Dian Sugianto, S.Kom selaku PMEL Koordinator, Bapak Azharul Fazri Siagian, S.Pd selaku Staff MEL TB RO, Ibu dr. Lusi Damayanti, MPH selaku Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Bapak Medi Kurniawan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Ibu Afifah perwakilan dari PKM Sukamaju, Ibu Ns. Lorenta D. Raja perwakilan dari PKM Panjang, Yudi Novriansyah perwakilan dari RSUD Abdoel Moeloek, Irma Syafitri dan Ardiansyah selaku MK TB RO RSUD Abdoel Moeloek.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ibu dr. Lusi Damayanti, MPH selaku Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, kemudian dilanjutkan paparan materi oleh beliau mengenai kondisi TB RO di Provinsi Lampung. Kemudian dilanjutkan dengan paparan kondisi Dukungan Komunitas Inisiatif Lampung Sehat khususnya kondisi TB RO di Kab/Kota oleh Ibu Irma Syafitri meliputi laporan pendampingan pasien TB RO, laporan pemberian enabler, laporan hasil pelacakan dan kunjungan pasien mangkir/LTFU. Kemudian paparan materi oleh Bapak Medi Kurniawan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, kemudian diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Tujuan dari kegiatan ini yaitu memaparkan dan mengkomunikasikan kembali mengenai kendala dilapangan dan mencari solusi terbaik serta membuat strategi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dalam penemuan kasus, pendampingan pengobatan pasien TB RO dan pendampingan pemberian dana enabler oleh komunitas ILS kepada pasien TB RO. Diharapkan ILS, Dinkes Provinsi maupun Kota dan Fasyankes dapat bekerjasama secara maksimal dalam penanggulangan TBC di Provinsi Lampung khususnya.
“Pada penanggulangan TBC saat ini jika dibandingkan dengan dahulu itu sudah enak, dahak pasien dijemput dan diantarkan ke puskesmas, pasien bisa didampingi minum obat melalui Video Call, bahkan obat pun bisa diantarkan langsung ke pasien jika pasien dalam kondisi yang memprihatinkan, lebih enak nya lagi pasien saat ini mendapatkan biaya transport/akomodasi yaitu dana enabler sebagai penunjang pengobatan pasien.” Pungkas Bapak Medi Kurniawan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.
Ibu Ns. Lorenta D. Raja perwakilan dari PKM Panjang menjelaskan beliau merasa bersyukur, banyak pasien yang merasa lebih bersemangat dalam menjalani pengobatan karena adanya bantuan dana enabler. Diharapkan dengan adanya enabler ini pun pasien menjadi lebih rutin dalam melakukan pengobatan dan tidak ada pasien yang mangkir kembali.
Ibu Irma Syafitri menambahkan “Selain adanya dukungan dana enabler, pasien pun di dukung dan di dampingi juga kesehatan mental nya dengan cara pasien dapat menghubungi hotline center di link berikut https://linktr.ee/hotlinetbcro Atau bisa langsung hubungi kontak nomor 0813-8755-5563 a.n Irma Syafitri Responden Hotline Inisiatif Lampung Sehat.” Penyintas TBC maupun pasien TB dapat menghubungi kontak tersebut jika mengalami kendala dalam pendampingan maupun pengobatan pasien TB.



































Discussion about this post