Tanggamus – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman kesehatan dunia, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2022, kasus Tuberkulosis (TBC) di Indonesia menempati peringkat kedua negara tertinggi di dunia setelah India. Kasus TBC di Indonesia tinggi padahal sedang berjuang dan berkomitmen untuk mencapai target dan strategi eliminasi TBC nasional pada tahun 2030.
Termasuk kasus TB Anak, anak balita khususnya sangatlah rentan terhadap penyakit menular TBC. Guna menekan jumlah kasus TB Anak , maka diperlukan edukasi secara intensif kepada oranng tua balita untuk diberikan pengetahuan mengenai gejala dan cara agar anak tidak tertular TBC, yaitu dengan menjaga asupan nutrisi dan melakukan pola hidup sehat dan bersih.
Balita yang kontak erat dengan orang yang terinfeksi TBC perlu diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis atau yang biasa kita sebut dengan TPT. Bagaimana kah cara efektif untuk tekan kasus TB Anak? Salah satunya adalah dengan pemberian TPT tersebut. Pemberian TPT secara tepat dan cepat akan mengurangi resiko anak tertular penyakit TBC.Jika seluruh pihak dapat diajak bekerjasama maka dengan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak serumah dengan pasien TBC dapat membawa optimisme bahwa Eliminasi TBC pada tahun 2030 bisa diwujudkan.
Inisiatif Lampung Sehat merupakan salah satu lembaga penerima dana hibah dari Global Fund dalam penanggulangan TBC di dunia, kemudian tema yang diberikan dari PR Konsorsium Penabulu-STPI untuk Hari Tuberkulosis Sedunia tahun ini terkait “Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk Mendukung Eliminasi TBC 2030”.
Dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2023, Inisiatif Lampung Sehat Kab. Tanggamus adakan berbagai kegiatan, salah satunya adalah penyuluhan TB Anak. Kegiatan peringatan HTBS ini dimulai dengan pelaksanaan tes mantoux di Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting pada tanggal 17 Maret 2023, dilanjutkan dengan penyuluhan TB Anak dan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) di pekon Negri Agung kecamatan Talang Padang dan di Pasar Simpang Kec. Kota Agung Timur. Lalu kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan di berbagai PKM wilayah kerja Kab. Tanggamus.
Kader ILS kecamatan Gisting bersama petugas puskesmas setempat mengadakan tes mantoux di pekon Sidokaton. Kegiatan ini tes mantoux ini diberikan kepada anak anak yang berkisar hingga 59 anak. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya paparan kuman TB pada tubuh anak anak tersebut sehingga, baik kader maupun petugas puskesmas dapat segera memberikan penanganan intens kepada anak anak/ balita yang terjangkit kuman tuberkulosis.
Pada peringatan HTBS ini, kepala puskesmas kecamatan Gisting memberikan apresiasi kepada petugas P2PM dan kader ILS Kab. Tanggamus yang telah berpartisipasi dalam peringatan HTBS ini, dengan harapan kegiatan ini dapat memudahkan kita untuk melakukan penjaringan TB anak di kecamatan tersebut.
Bertepatan dengan HTBS yang jatuh pada 24 Maret 2023, secara serentak kader ILS Tanggamus berkolaborasi dengan petugas puskesmas mengadakan kegiatan penyuluhan pencegahan TB pada anak di wilayah Kecamatan Talang Padang dan Kecamatan Kota Agung Timur. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala puskesmas Talang Padang yang ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutan nya, beliau mengatakan: “Mari bersama-sama cegah TB pada anak dan kenali gejala gejala nya, agar generasi Indonesia terbebas dari TBC”.
Kegiatan di Kota Agung Timur ini diikuti oleh 35 peserta yang hadir baik itu anak anak, orang tua, petugas puskesmas maupun kader ILS. Sama hal nya dengan beberapa puskesmas lain, puskesmas pasar Simpang Kota Agung Timur bersama kader ILS juga melakukan penyuluhan terkait apa itu TB anak, bagaimana ciri ciri seorang balita/anak anak yang ter jangkit TBC dan bagaimana pencegahan nya. untuk itu petugas P2PM pasar Simpang mengedukasi kepada para orang tua yang hadir agar selalu memperhatikan lingkungan bermain anak serta selalu memantau perkembangan anak tersebut.
Upaya ini dilakukan untuk menurunkan resiko TB pada anak kecamatan kota Agung Timur serta menyadarkan kepada para orang tua untuk selalu memantau perkembangan fisik anak tersebut jika terjadi penurunan berat badan pada anak, dan anak mengalami gejala gejala yang merujuk pada hal tersebut segera melakukan pemeriksaan kepada pihak puskesmas setempat. Kemudian jika ada anak balita yang kontak serumah dengan pasien TB agar segera dibawa ke Puskesmas untuk diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).
David Ariyanto, selaku pemegang program TB wilayah Kab. Tanggamus berharap dengan adanya kegiatan penyuluhan TB Anak dan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) ini dapat mengurangi resiko anak tertular TBC, kita juga harus fokuskan kepada anak anak/ balita untuk menciptakan generasi bebas dari TBC serta mendukung eliminasi TBC 2030.
Tim SSR Inisiatif Lampung Sehat Kabupaten Tanggamus
- Bambang Mugiono : Kepala SSR
- David Ariyanto : Program Officer
- Khoiruzan Azzuhrowati : Staf Finance Administrasi
- Milah Mariska : Staf Data Inputer
- Firman Permana : Koordinator kader
- Jumyati : Koordinator kader
- Rido Suhada : Koordinator kader
- Kader Kesehatan tersebar diseluruh kecamatan di Tanggamus
Instagram : ilstanggamus
Facebook : Ils Tanggamus
Narahubung SR/SSR:
Jumyati : 0823-7686-6863
David Ariyanto : 0853-6956-6423

































Discussion about this post