Pringsewu – Untuk meningkatkan ilmu dan kualitas sumber daya manusia kepada kader komunitas Tubercolusis (TB), Inisiatif Lampung Sehat (ILS) kabupaten Pringsewu menggelar pelatihan selama 3 hari diaula hotel Regency Pringsewu terkait Tubercolusis (TB) di tengah Pandemi covid-19 . Jumat, 3 Desember 2021
Kegiatan pelatihan yang di gelar selama tiga hari pada tanggal 1-3 Desember 2021 diikuti oleh 30 kader komunitas tubercolusis (TB) Inisiatif Lampung Sehat (ILS) kabupaten Pringsewu.
Suherman ketua DPRD kabupaten Pringsewu, sekaligus Pemateri dari gugus tugas Covid-19 menyampaikan pentingnya peran kader komunitas TB dalam kondisi sekarang ini covid-19 sangat membantu, terutama menyampaian kepada masyarakat terkait protokol kesehatan, dan memberikan pemahaman dor to dor kepada warga pringsewu Terkait pentingnya kesehatan terutama covid-19 dan tubercolusis (TB).
“Kalau masyarakatnya sehat saya yakin pemerintah kabupaten pringsewu akan kuat dan ekonomi akan berjalan lebih baik, harapanya kepada kader ILS terimakasih saat ini masih banyak yang peduli terkait kesehatan khusnya dipringsewu dengan adanya peran kader, harusnya kegiatan seperti ini harus di bantu oleh pemerintah sebab ini merupakan kegitan yang langsung terjun kemasyarakat,” kata Suherman.
Yuliana Nina pemateri dari dinas kesehatan kabupaten pringsewu mengatakan tubercolusis (TB) di tengah pandemi yang saat ini terjadi, peran kader ILS harus memebrikan edukasi kepada warga saat melakukan pendampingan, dan ilmu yang di dapat selama tiga hari ini harus di terapkan agar warga paham pentingnya kesehatan.
M Iqbal dari Inisiatif Lampung Sehat (ILS) kabupaten Pringsewu, menyampaikan kegiatan pelatihan yang tiga hari ini dilakukan, ini merupakan kegiatan mengupgread ilmu terkait pemahaman kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia kepada kader komunitas Tubercolusis (TB) Inisiatif Lampung Sehat (ILS) kabupaten Pringsewu, Apa lagi saat ini yang sedang terjadi di masyarakat tubercolusis (TB) di tengah pandemi, kader harus lebih memahami pesoalan yang ada di masyakarat terkait TB dan covid-19.



































Discussion about this post