Lampung Tengah — Upaya peningkatan capaian penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) terus digencarkan oleh ILS Lampung Tengah melalui penguatan koordinasi bersama kader di lapangan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan rapat koordinasi yang dihadiri oleh PmelC ILS Lampung, Dian Sugianto, Wasor Dinas Kesehatan Lampung Tengah, serta para kader ILS Lampung Tengah.
Dalam pertemuan tersebut, Dian Sugianto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk mendorong peningkatan capaian program penanggulangan TBC. Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Program Sikat TPT (Terapi Pencegahan Tuberkulosis) yang akan berlangsung mulai April hingga Juni mendatang.
“Program Sikat TPT menjadi salah satu strategi penting dalam menekan angka penularan TBC. Oleh karena itu, peran aktif kader sangat dibutuhkan untuk memastikan program ini berjalan optimal,” ujarnya.
Berdasarkan hasil evaluasi, capaian penemuan kasus TBC tertinggi di Lampung Tengah tercatat pada bulan Maret. Selain itu, capaian ternotifikasi kasus juga mengalami peningkatan signifikan, dari sekitar 2.000 kasus menjadi 3.355 kasus saat ini.
Meski demikian, capaian tersebut masih berada di angka 25 persen dari target yang ditetapkan. Untuk itu, seluruh pihak didorong untuk memaksimalkan waktu yang tersisa guna mencapai target hingga 80 persen dalam dua bulan ke depan.
“Kita harus memanfaatkan waktu yang ada secara maksimal. Dengan kerja sama yang solid antara kader, puskesmas, dan dinas kesehatan, target ini bukan hal yang tidak mungkin,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan TPT, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan, salah satunya adalah masih adanya masyarakat yang enggan mengikuti terapi pencegahan. Untuk mengatasi hal ini, kader diharapkan lebih proaktif dalam melakukan pendekatan persuasif sekaligus mengajukan data calon penerima TPT kepada pihak puskesmas.
Melalui penguatan koordinasi dan strategi yang terarah, ILS Lampung Tengah optimistis capaian program penanggulangan TBC dapat meningkat secara signifikan dalam waktu dekat.



































Discussion about this post