Lampung Tengah – Hari ini Kamis, 22 September 2022 Inisiatif Lampung Sehat adakan kegiatan Workshop “Pertemuan Pariodik Komunitas dengan Pemangku Kepentingan untuk Peningkatan Pelayanan TBC dalam Jejaring DPPM di Kabupaten Lampung Tengah” di Rumah Sakit Umum Kartini Kalirejo Lampung Tengah. Pertemuan ini dilakukan selama enam bulan sekali dalam rangka monitoring dan evaluasi dari pelaksanaan jejaring District-Based Public Private Mix (DPPM) khususnya untuk melihat peningkatan kualitas pelayanan penyakit Tuberkulosis (TBC) pada Fasyankes.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengkordinasikan dan memantau pengawasan yang bersumber dari masyarakat untuk kualitas layanan TBC dalam jejaring DPPM, mengidentifikasi dan memonitoring kualitas layanan program TBC yang berpusat pada pasien dalam jejaring DPPM, melakukan evaluasi perkembangan pemantauan dan umpan balik dalam jejaring DPPM, mengidentifikasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) pemerintah dan swasta yang sudah menjalankan tata laksana TB SO standar dan memberikan penghargaan terhadap Fasyankes tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah, Wasor TB Dinas Kesehatan Kab. Lampung Tengah, TO DPPM, KOPPI TB, SSR Konsorsium Komuitas, Koordinator Kader, MK DPPM Lampung Tengah, Koordinator Kader Lampung Tengah, RS Yukum Medical Center, RS Harapan Bunda, Klinik Arafah Sukosari, Klinik NMC Sendangagung, Klinik Sriagung Medika, Klinik Enggal Waras Bangunrejo, RSU Kartini, RSU Azzahra, Klinik Utama Rahayu, Psukesmas Poncowati, Puskesmas Bandarjaya, Puskesmas Bangun Rejo, Puskesmas Surabaya, Puskesmas Padang Ratu, Puskesmas Poncowarno, Puskesmas Sendang Agung, Puskesmas Segala Mider, Puskesmas Karang Anyar, Puskesmas Kalirejo, Puekesmas Payung Rejo.

Bapak Sudiyanto, S.Sos selaku Direktur Inisiatif Lampung Sehat membuka secara langsung acara Workshop hari ini. Pada kesempatan kali ini beliau juga mewakili Inisiatif Lampung Sehat lakukan penandatanganan surat perjanjian dengan bersama dengan Bapak dr. Diyonisius Beni Nugroho selaku direktur Rumah Sakit Umum Kartini Kalirejo dalam rangka bekerjasama dalam membantu pemerintah untuk eliminasi Tuberkulosis di Indonesia yaitu mendampingi pasien TB hingga sembuh sesuai dengan SOP yang telah disepakati bersama.
Suroto, S.Pd selaku Pelaksana Program Wilayah Kabupaten Lampung Tengah berharap dengan adanya penandatangan kerjasama ini pihak setiap Rumah Sakit, Klinik dan Dokter Praktik Mandiri wajib melaporkan atau memberikan informasi kepada pihak Inisiatif Lampung Sehat mengenai dugaan pasien TB untuk dirujuk ke Puskesmas dan selanjutnya di tes dahak untuk mengetahui apakah dugaan pasien TB tersebut negatif atau ternotifikasi positif TB. Komunitas dan Fasyankes harus bekerjasama dalam memberantas Tuberkulosis di Indonesia.



































Discussion about this post