Metro – Inisiatif Lampung Sehat Gelar Rapat Koordinasi TBC RO bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota Metro, RSUD Ahmad Yani, RSUD Sukadana, PKM Yosomulyo, PKM Sekampung di Café Dapur Putih Metro. 02/08/2023
Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi mengenai kondisi dan perkembangan pendampingan pasien TBC RO saat ini di kota Metro, khususnya di RSUD Ahmad Yani dan RSUD Sukadana Lampung Timur dengan pendampingan pasien oleh Ulfatun Nissa selaku Manajer Kasus TBC RO.
Kemudian pertemuan ini dibuka secara langsung oleh Azharul Fazri Siagian, S.Pd., selaku Staff MEL TB RO, kemudian dilanjutkan dengan Sambutan oleh Dian Sugianto, S.Kom. selaku PMEL Coordinator dan perkenalan masing-masing peserta rapat. Disesi akhir diadakan sesi tanya jawab oleh peserta dan mencari solusi dari masalah yang ada di lapangan.
Lilik Santoso – Wasor TB Dinas Kesehatan provinsi Lampung menyampaikan “Pasien TB RO saat ini semakin banyak dikarenakan adanya pasien yang tidak menjalani pengobatan secara maksimal, adanya pasien TB SO yang tidak patuh minum obat, sehingga mengakibatkan adanya kenaikan jumlah pasien TBC RO.” “Butuh pihak komunitas ILS agar dapat menangani hal tersebut, perlu dukungan pihak RS, Dinas Kesehatan dan PKM, pihak yang mendampingi juga harus bisa bekerja secara cerdas, bukan hanya membantu pemerintah dalam membrantas TBC namun harus bekerja dengan hati, benar-benar mendampingi pasien dari awal pengobatan hingga sembuh.” pungkasnya.
Surtini, S.ST – Kasi P2PM Dinas Kesehatan Kota Metro “Pihak Dinas Kesehatan Kota Metro sangat terbantu dengan adanya komunitas penyintas TB seperti Inisiatif Lampung Sehat ini, dengan adanya kader kesehatan ILS ini membantu dan memudahkan kami dalam mensosialisasikan Tuberkulosis di lingkungan masyarakat umum dan membantu dalam skrining TBC.”
“Dengan adanya pertemuan ini secara rutin per triwulan, diharapkan dapat membantu dalam pengendalian penyakit TBC RO di lingkungan sekitar, mencari solusi atas permasalahan yang ada, mengupayakan agar pasien TB tidak putus berobat, sehingga mengurangi peningkatan jumlah kasus TB RO.” Pungkas Nurdiyanto selaku Pemegang Program TB RO RSUD Ahmad Yani kota Metro.



































Discussion about this post