Lampung Timur – Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam paru-paru dan mengakibatkan pengidapnya mengalami sesak napas disertai batuk kronis. Infeksi penyakit tuberkulosis mulai meningkat pada tahun 1985, sebagian karena munculnya HIV, virus penyebab AIDS. HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang sehingga penderitanya tidak dapat melawan kuman TBC.
Sampai saat ini, Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Saat ini Indonesia berada pada peringkat ke-2 dengan kasus TB tertinggi di dunia setelah India. Berdasarkan Global TB Report 2022, angka estimasi kasus TB di Indonesia sebesar 969.000 dengan total kasus TB ternotifikasi sebesar 443.235.
Bakteri TBC ditularkan melalui droplet yang terinfeksi di udara. Begitu tetesan ini memasuki udara, siapa pun di dekatnya dapat menghirupnya. Seseorang penderita TBC dapat menularkan bakteri melalui bersin, batuk, berbicara, dan nyanyian. Dengan demikian perlu upaya untuk mencegah dan mengendalikan penularan penyakit infeksi TBC yang menular melalui udara baik di fasilitas kesehatan maupun dalam konteks masyarakat umum atau komunitas (non-fasilitas kesehatan).
Inisiatif Lampung Sehat adakan Kegiatan Workshop Implementasi Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI) TBC selama 3 hari yaitu Kamis hingga Sabtu, 10-12 Agustus 2023. Kegiatan workshop ini dilakukan berkolaborasi dengan Dinas Ketenagakerjaan (DISNAKER) Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan (DINKES) Lampung Timur, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana, Puskesmas Pugung Raharjo dan Kader Kesehatan Inisiatif Lampung Sehat Kecamatan Sekampung Udik.
Kegiatan hari pertama yaitu pembukaan dan pemaparan Narasumber terkait Pengenalan organisasi oleh Bapak Sudiyanto, S.Sos., Info dasar TBC & kondisi terkini TBC oleh Bapak Sadiyo Angkoso Putro, Amd.Kep, dan Assesment Identifikasi Pilar PPI oleh dr.Adi Iryawan, Sp.PD. yang bertempat di Aula Balai Desa Gunung Pasir Jaya Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi serta cara pencegahan tentang penyakit TBC kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa lebih waspada kepada seseorang yang terkena TBC tanpa harus menjauhi si penderita TBC tersebut. 10/08/2023
Pada hari kedua dilakukan Visitasi dan Screening yang bertempat di PT. FERMENTECH INDONESIA. Dalam kegiatan ini, kami di sambut baik dan ramah oleh Bapak Hendro Afriyandi perwakilan dari PT. FERMENTECH INDONESIA, beliau sangat senang dan berterima kasih kepada tim Inisiatif Lampung Sehat bahwasannya masih banyak orang di luar sana yang peduli terhadap masyarakat termasuk karyawan yang ada di PT. FERMENTECH INDONESIA, sehingga kita bisa lebih tahu apa itu TBC dan bagaimana cara pencegahannya. Selanjutnya tim Inisiatif Lampung Sehat bersama Pengawas Tenaga Kerja dan tim PPI melakukan penelitian di beberapa tempat seperti Masjid, Kantin, Ruangan Pengoperasian Mesin Produksi, dan Ruangan IT. Penelitian tersebut bertujuan untuk menjadikan tempat yang digunakan untuk bekerja, beribadah, makan dan beristirahat menjadi lebih sehat sehingga bisa mencegah penyebaran kuman TBC dan kuman yang lainnya. Selain itu juga, tim kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah melakukan skrining atau tes darah untuk memastikan bahwa karyawan tidak ada yang terjangkit bakteri tuberkulosis (TBC).
Pada akhir kegiatan yaitu penutupan dan kemudian disampaikan hasil rekomendasi tim PPI kepada pihak managemen perusahaan supaya apa yang belum terjadi tidak akan terjadi dan masih bisa untuk di cegah, seperti kata pepatah “SEDIA OBAT SEBELUM SAKIT dan SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN”.
“Kami percaya melalui kegiatan workshop ini, kita semua dapat mencegah penyebaran kuman TBC dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi masa depan” tutup Bapak Hendro Afriyandi perwakilan dari PT.FERMENTECH INDONESIA.



































Discussion about this post